Banten Science Day


Alhamdulillah akhirnya bisa ngeblog lagi dengan post-an yang InsyaAllah menarik dan bermanfaat -skip.




Yap, bisa dilihat dijudulnya, kalau di postingan yang ini aku akan tell my experinces sewaktu mengikuti Banten Science Day 2013. Jadi, ini adalah acara Sains yang seru abis tanpa harus baca buku. Tapi kalau searched google sih iya siiiih waktu lagi kuis. wkwk. Pertama, aku ceritain dulu deh  kenapa aku tau acara ini. Jadi waktu itu aku di follow @BantenSainsDay. Aku langsung follback akun itu dan nanya memang ada acara Banten Sains Day kah. Tapi kata admin, iya memang mau ada acara. Untuk detailnya nanti diinfokan lagi. Beberapa hari kemudian, admin BSD memberi info tentang acaranya. Nah aku excited banget nih. Apalagi di gelar di Anyer. At least, ini -lumayan- deket sama rumahku. Udah gitu aku cari-cariiii infonya dan dikasih link bantenscienceday.com. Di situ aku perhatiin dengan saksama. Firasatku, it will be  great event! Jadi aku berniat untuk ikut ini dan ajak teman-teman dekatku yang kebetulan kami semua cinta alam. Sebenarnya aku juga ajak temen-temen sekelas, yap, sekelas! Tapi mereka punya acara sendiri di weekend. Jadi, yang ikut hanya Aku, Neng, Lia, Putri, Tanti. Sebenarnya Ajeng sudah mendaftar, namun ada acara yang tak bisa diwakilkan. Sehingga Lia kami paksa dengan senang hati menggantikannya -kedipmata. Unik juga sih waktu perkenalan di dalam kelompok, si Lia ditanya namanya dan dia jawab Lia dong ya. Dan kemudian orang yang nanya itu langsung kebingungan. Kok bisa Ajeng Raihand Mutiara dipanggilnya Lia. Ya, jadi nametagnya sudah dibuat nama Ajeng. Karena aku yang ngajak dan yang paling excited, aku harus menanggung konsekuensi. Yaitu mendaftarkan mereka semua lewat online. Tau gak sih, waktu ngedaftarinnya aku was-was banget, takut kuotanya abis duluan. Jadi, aku daftarnya pagi-pagi dan cara daftarnya buka 5 tab dengan website yang sama. Dan aku ngisi datanya gini. Misalkan aku lagi ngisi nama, ya semuanya diisi nama. Jadi bulak-balik gitu. Kenapa? takutnya nanti udah ada yang ke daftar, tapi yang lainnya kehabisan kuota. Kan gak lucu ya :( kyahahaha. Udah ya, basa-basinya keburu basi. jadi intinya mah Kami ikut BSD. Dan sekarang aku ingin ceritain pengalaman kami selama di BSD. Check it out!!!


Haaaah akhirnya kami sampai juga di BSD, setelah pusing-pusingan, mual-mualan, gila-gilaan di mobil. Emang kapan berangkatnya? Udah, pura-puranya udah berangkat aja! wkwk, kami berangkat dari rumah jam 1 dan sampai sana jam 3, ketinggalan sesi pertama :( hiks. tapi lebih baik telat kan, daripada gak dateng? :p -membeladiri. Di sana kami langsung registrasi ulang dan mendapatkan kwitansi serta snack. terus kami menyimpan barang bawaan kami di dalam ruangan yang cukup besar - aula. kami di arahkan panitia untuk langsung bergaung dengan kelompok yang sudah dibentuk. lalu kami berpencar. and ... gotcha! aku sama Lia satu grup. yang lain mencar :( di kelompok itu kami di arahkan untuk membuat roket air. roket air kelompokku sudah setengah jadi, tinggal di tempel sanyapnya (?), jadi gak tau deh proses pembuatannya. Setelah itu, setiap kelompok menampilkan roketnya dan perwakilan harus mengarahkan ke papan sasaran dekat pohon kelapa. duh di sini banyak kendala nih. seperti roket yang sudah siap diluncurkan malah tidak bisa dan lain sebagainya. Tapi lucu juga sih huahahaha, masa roketnya ada yang meluncur mendatar gitu di tanah, ada juga yang ke pohon kelapa dan meledak di udara, ada juga roket yang malah berenang di laut sampai ada juga roket yang belum diluncurkan sudah rusak duluan. hahaha. oh iya, selama main sama roket, peserta BSD di arahkan dari Kreammur. selain roket air, kami juga menyaksikan pesawat-pesawatan terbang yang dikendalikan. keren deh pokoknyaaa. di sana juga aku ketemuTante Tias Tatanka, dan aku, dkk minta foto bareng. kami juga ketemu Kak Bella. kalau aku sama kak Bella emang udah janjian sih, iya gak kak? -kedipmata. karena udah jarang ke Rumah Dunia, jadi jarang ketemu Kak Bella. so, begitu ketemu di acara yang super duper keren ini, aku mengajak teman-teman untuk foto bareng dengan kak Bella. hihi.






Setelah itu, kami shalat ashar dahulu, kemudian bermain dengan hewan ... reptil! Iya, reptil! Mulai dari kura-kura, iguana, ular sampai buaya. buaya kecil sih hahaha. tapi tetap aja, giginya tajam-tajam. apalagi mangaaaap mulu, gak mau mingkem -_- oh iya, ada juga hewan sejenis cicak gitu tapi lebih besar. terus hewan ini cantiiiiiiik banget, warnanya lucu-lucu, keren, eksotis, ah pokoknya pengen banget meliharanya -mulaimupeng. di kesempatan yang berbahagia langka itu, aku dan teman-teman bertanya-tanya tentang reptil juga foto bersama. tapi kayaknya cuma aku yang excited banget sama reptil yak? ._. dikit-dikit minta fotoin, dikit-dikit minta fotoin, nanti banyak-banyak lagi minta fotoin. apalagi waktu foto banyakan sama ular paling besar yang di bawa, aku kebagian paling ujung deket kepala, dan terpaksa pegang deket kepalanya itu. keliatannya sih aku seneng banget yak. tapi dalemnya kamu-kamu pada tau gak sih kalau aku itu underpressure? kamu tau gak siiiiih? helllo sadar dongggg! ya yang aku maksud itu, aku mengalami tekanan. ya tekanan akibat massa ular itu yang bobotnyaaaaa berapa kali lipat dari aku!-krik. garing yak? >.< ah sudahlah lupakan, jadi malu xD wkwk. pokoknya nih aku excited banget waktu reptil apalagi waktu megang hewan-sejenis-cicak dan iguana. hrrrrr swear dah gak mau ngelepasin mereka dan pengen banget melihara mereka. oh iya, just fyi, walaupun judulnya reptil, tapi ada juga loh yang baawa musang. karena aku dan teman-teman penasaran, akmi dekati musangnya dan hmmm wangi pandan. musangnya udah jinak, tapi tetep aja kalau di pindah ke pundak selain pemiliknya, dia rempong sendiri, mondar-mandir kayak ngerasa lagi galau di PHP-in hahha. tapi kata pemiliknya, musang bukannya lagi galau gak suksa sama selain majikannya. tapi, musang rempong gitu karena dia lagi cari tempat yang nyaman. ya untuk berdaptasi gitu lah -tsaaaah.




Udah maghrib aja yaaaa :( sekarang peserta shalat maghrib dahulu di aula, termasuk aku, dkk. abis shalat maghrib, kita makan bareng di aula. seru kali ya, kalau makan malamnya ala-ala candle dinner gitu di deket tenda. agenda BSD setelah dinner adalah Ufologi. waaah ini materi yang interesting sekali bagiku. pokoknya gak nyangka aja gitu ya ada komunitas yang bener-bener misinya mencari jejak UFO. ya coba aja kalau aku denger news ada UFO ya rada takut juga tapi percaya gak percaya dan gak ada langkah untuk coba meneliti. tapi pernah sih terbesit niat nyari UFO. tapi waktu itu kan dikira UFO sama aliennya baik kayak CJ7 :( -sokpolos. jadi kakak-kakak Ufonesia ngejelasin Ufologi itu apa sih. pasti udah tau kan kalau UFO itu apa? yap, Unidentified Flying Object! pokoknya ilmu ini bermanfaat banget dan belum pernah aku dapatkan di mana-mana, termasuk toko kesayangan terdekat -apainiiii-_-. Kamu tau, kalau katanya Dago - Bandung itu merupakan gerbang masuknya UFO ke Indonesia. jadi kalau UFO mau jelajah Indonesia, benda itu pertama kali masuknya lewat Dago - Bandung. terus juga di Surabaya ada yang pernah liat UFO. dan pernah juga di serang dengan senjata udara punya Indonesia selama seminggu. tapi gak ada yang jatuh atau darah. yang ada malah pohonnya pada tumbang kena tembakan. ih, serem juga ya. oh ya, masa sih Alien ada klasifikasinya? kayak makhluk hidup aja yak, apa jangan-jangan nanti UFO dipelajari di biologi .-. hihi. "kan katanya belum ada yang pasti liat UFO, tapi kenapa ada klasifikasinya berikut ciri-ciri fisiknya?" ya waktu itu pernah dikumpulin sekitar 200 orang yang pernah mengaku melihat UFO. dan mereka semua dihipnotis lalu disuruh menggambar alien yang pernah mereka lihat. dan hampir semuanya bentuk alien yang digambar 200 orang itu sama! ingat ya, mereka itu ngegambar dalam keaadaan terhipnotis jadi gak ada yang namanya ngikutin satu sama lain atau plagiat. hueeek. jadi akhirnya ahli-ahli yang meneliti UFO dan Alien mengklasifikasi jenis-jenis alien. eh terus aku mau cerita lagi nih. waktu itu kakak-kakaknya cerita kalau komunitas mereka pernah diundang ke Kick Andy. dan di sana ada juga 1 keluarga yang diundang. mereka bapak, Ibu, seorang anak. keluarga itu bercerita ... waktu itu anaknya mau ke sekolah dan begitu keluar dari pintu, ia melihat UFO di lapangan depan rumahnya. lantas ia terkejut dan memanggil orang tuanya. orang tuanya juga menyaksikan UFO. setelah itu, beberapa hari kemudian, 1 keluarga itu bermimpi bahwa merka di bawa ke satu ruangan yang putiiih dan di sana mereke seperti orang terdakwa yang diinterrogasi oleh alien, lalu mereka di suntik di bagian leher - bawah telinga. 1 keluarga itu mimpinya sama! keeseokan harinya, mereka memeriksa lehernya apa ada suntikan. benar saja, ada! selama beberapa hari, mereka sperti orang linglung. Dan kemudian, si anak menyari info-info, sebenarnya ini tanda-tanda apa. dan si anak dan orang tuanya begitu shock ketika mengetahui bahwa kejadian yang dialaminya merupakan tanda bahwa mereka sudah diculik alien! untung saja dikembalikan ya ke bumi, tanpa minta imbalan uang dan alien minta pulsa .-.-seriuspirserius! gilaaaa bisa dibayangin gak sih kalau 'misalkan' kalian diculik alien? ihhh. oh iya, yang paling mengerikan, kejadian ini terjadi di Bekasi! masih lumayan deket ooooy sama Serang >.< ah elaaah dari tadi kok cerita ya? udah ah gak papa ya, cerita aja. oh iya, awas ya, hati-hati penipuan yang bilang kalau in UFO lah apa lah. bisa jadi yang sering kamu lihat itu Black Sun Effect. ini disebabkan kamera hp vga yang kewalahan motret cahaya -apacoba?-_- ya intinya karena matahari cahayanya besar dan mencolok banget, jadi timbulnya buka cahaya matahari yang elegan, tapi matahari yang terkesan gosong. terus ada juga issue yang crop circle. tau kan? pasti tau lah ya. nah itu ternyata dibuat petani atau penduduk setempat tauuu -_- bukan jejak UFO dan sebagainya. jadi kalian jangan terlalu berbangga hati jika menangkap benda sperti UFO di lensamu. karena bisa jadi itu komet, burung, BSE. hati-hati kalau sok-sok nyebarin foto yang menurut kamu itu adalah UFO. kalau diteliti dan ketahuan bohongnya, siap-siap aja di bully. jangan mengikuti jejak kasus UFO di Blok M yak, wkwk :v Eh iya, katanya nih ya nanti ketika kita kiamat, kemungkinan ada makhluk baru yang survive. ya contohnya aja ketika manusia megantropus dan teman-temannya itu musnah, gantian kita yang huni nih bumi. jadi nanti makhluk hidup yang akan survive itu memiliki kecerdasan yang sangaaaaat tinggi dari jaman kita sekarang. mereka gak perlu menggerakkin badan untuk menggerekkan dunia. mereka hanya berpikir saja. nah maka dari itu, karena mereka banyak berpikir, jadi otak mereka membesar diikuti kepalanya juga dan akan mengecilkan tubuh mereka. bisa dibayangkan kayak apa? Yup! kayak alien yang sekarang sering diilustrasikan; yang kepalanya besar namun badannya kecil. udah dulu dah ya untuk Ufo. jadi intinya, UFO itu ilmu semu lah gitu, susah juga dibuktiinnya. ya mungkin orang yang sudah pernah lihat pasti percaya, lah kita orang awam yang menyepelekan gituan kayaknya, "ih apaan sih percaya gituan, gak penting taoooo." tapi kabar baiknya, InsyaAllah UFO, alien, dkk tidak membahayakan kok. InsyaAllah loh ya :p oke, for further, kalian bisa follow @ufonesia dan tanya-tanya tentang UFO :)


Setelah Ufologi, peserta langsung disuguhkan materi Astronomi oleh kak Adam dari Adam&Sun. woooh belum materi udah langsung kuis trivia ajaaa >.< eh tapi susah-susah gampang sih, umum gitu. pertanyaannnya kurang-lebih gini:
1. Rasi bintang apakah ini? Scorpio
2. Bintang apa yang terdekat dengan bumi? Matahari
3. Ada berapa angka 9 sampai 100? 20
4. Siapakah nama astronout ini? Edwin Aldrin
5. Gambar apakah ini? Gerhana Matahari Cincin Antrumbra.
Padahal aku bener 3, tapi gak maju, udah pewe wuakkakakkak. yang menarik, di sini kita berkesempatan nonton Gravity gratis! gak mesti beli popcorn sama soft drink! mau tidauran boleh mau ngapain boleh bebaaaas. asiiik nonton Gravity! tapi cuma traillernya aja yak >.< wkwk. Terus berdasarkan info yang aku dapat dari Kak Adam mengenai fakta dan fiksinya film Gravity adalah:
1. Harusnya judulnya diganti jadi Zero Gravity, karena diceritakan kalau di sana tidak ada gravitasi. Sedangkan kalau judulnya Gravity, konteksnya kan berarti di sana masih ada gaya tarik. Iya kaan?
2. Kalau Gravitasi gak ada, seharusnya kalau Bullock menarik tali pangaman temennya yang jatuh itu, tali pengamannya bakalan mendekat, bukan malah menjauh.
3. Terus di ceritakan kalau pemeran utama itu dokter medis, kenapa ngurusin masalah yang bukan bidangnya. Logikanya kan tau sendiri ya.
4. Yang parahnya, ada wanita yang waktu di tempat zero gravity, rambutnya gak berdiri! Kalau yang ini baru aku ngerti xD tau sendiri kan ya, namanya kalau gak ada gravitasi, rambut kita bakalan kayak anak punk semua. betul gaaaak?
Kalau ada yang salah atau kurang tepat atau ada yang tahu selain yang telah disebutkan di atas, komen aja yaaa. kalau mau komen, add dulu FBku dan follow twitterku, juga join Blogku -modus -skip -bye.
Tbh aja nih ya, aku gak terlalu enjoy waktu penjelasan astronomi. bukannya apa-apa, cuma aku gak ngertiiii wakakkka, apalagi kalau udah ditanya-tanya ini rasi bintang apa, bintang apa, bintang apa. Tapi aku jadi semangat banget waktu Kak Adam nayangin video eksperimen peluncuran robot ke Mars. tuh video menarik banget gilaaaa keren! jadi NASA ngirim robot ke Mars pakai roket. di tengah jalan sayang banget ya, roket yang tadinya besar panjang di lepas satu persatu belakangnya, hingga akhirnya si robot mendarat di mars cuma pakai kayak apaan yak, parasut atau apa gitu deh yang ngebungkus dia. nah tugas dia itu ngirim sinyal ke NASA kalau udah sampai Mars. NASA juga lagi nobar tuuuuh pake laya tancep -eh, dan NASA seneng bangeeeet begitu dapet sinyal dari robot. Itu artinya, percobaan peluncuran ke Mars berhasil! duruururut horeee! Kata Kak Adam juga, sekitar 2020an nanti akan ada percobaan manusia ke Mars. di sana orang tersebut akan menjalankan kehidupan baru dan harus membentuk kelompok masyarakat lagi, jadi kemungkinan banyak yang akan ke sana. kamu mau? mau banget? oke, nanti kamu daftar aja. tapi ada syaratnya. kamu gak bisa ketemu lagi sama orang tua dan orang-orang yang kamu sayangi. karena kalau kamu sudah ke Mars, gak boleh - tepatnya gak bisa balik lagi ke Bumi, karena di mars gak ada bahan bakar roketnya untuk pulang ke bumi, jadi ya kamu di sana bisa aja kecelakaan atau stres atau gimana kan. jadi ya di Bumi tercinta aja ya, my lovely earth! Setelah ditayangin itu, kami juga disuguhkan tayangan video Bagaimana Keramas Di Luar Angkasa, Bagaimana Bermain Dengan Air Di Luar Angkasa, Bagaimana Tidur Di Luar Angkasa dan Bagaimana Makan Di Luar Angkasa. tayangan favoritku dari yang baru aja kusebutin adalah Bagaimana Bermain Dengan Air Di Luar Angkasa. Karena lucu aja gitu ngeliat airnya. apalagi waktu tissuenya diperas sama waktu airnya jadi kayak susah lepas dari tangan sama tentunya jam tangannya yang ngebet banget pengen kabur dari tangan. hahaha. Kami juga dikasih tau tentang teleskop loh; Refrektor dan Reflektor. pokoknya seru banget deh kalau udah soal nonton dan praktik. tapi kalau udah balik lagi ke rasi-rasi, yaaa hahha. oh iya, kami juga dikasih tau sebenernya apa sih Meteor Shower Geminids itu dan kita juga dilihatin gimana Meteor Shower Geminids itu. Ternyata, Meteor Shower Geminids merupakan salah satu Meteor Shower terbaik. Duuuh makin kepengen aja ya liatnya.


Setelah materi selesai, peserta dibolehkan beristirahat. Sebelumnya masing-masing mengambil segelas kopi susu atau jahe. Kemudian untuk yang perempuan, tidur di Villa-nya, sedangkan yang laki-laki tetap di aula atau bisa juga di tenda. niat awal aku dan teman-teman tadinya mau di tenda. tapi cuacanya gak asik, terus takut reptil yang tadi di bawa ada yang ketinggalan di bawah tenda xD lagipula, ngeri juga sih, jarak sama lautnya dekat. dekat banget malah. udah ombaknya besaaaar. jadi ya yang lebih aman dan nyaman ya di Viila. aku dan teman-teman sekamar, ditambah beberapa orang lagi peserta yang lain. untuk mengakali bagaimana caranya bisa 8-9 orang tidur dalam 1 kamar, aku, dkk berpikir. dan alhasil, kami menggelar selimut di lantai. dan kami tidur di atas lantai dilapisi selimut. sedangkan peserta lain kami persilahkan tidur di atas. tadinya sih sok-sok asik gitu tidur di bawah, dibawa enjoy aja. tapi kok makin larut malam makin kerasa ya dinginnya. brrrr. sampai-sampai aku, dkk tidur pakai mukena. huahaha. ya siapa juga ya yang tahan dinginnya ruangan yang pakai kayu dan 1 AC? udah kayu, tambah AC pula. dingiiin. beberapa kali diolesi tuh kaki pakai minyak kayu putih. wkwkwk. karena kami belum terlalu ngantuk, kami putuskan untuk medengarkanku bercerita. cerita yang aku bawakan dari buku terbaruku, My Spooky Moment. tapi ternyata kami mengganggu peserta yang sudah tidur dan kebetulan di lantai bawah ada bayi. jadi kami putuskan untuk berhenti bercerita dan mulai .... zzzz! oh iya, kata Kakak panitia, nanti kalau ada Meteor Shower Geminids, kami dibangunkan secara paksa. tapi kok aku gak ngerasa ada yang ngebangunin ya? ternyata benar saja. sebenernya MS Geminids sudah mulai pada pukul kira-kira 4 subuh. tapa pada pukul tersebut, langit masih aja ngambek. menduuuung banget. jadi ya apa boleh buat, acara puncaknya tidak bisa di saksikan :( tapi ya sudahlah, tahun depan kita bisa liat lagi kan? kamu juga pasti mau ikut kan?


Esoknya, kami bangun tidur jam 4.40 subuh. yang paling akhir bangun aku, karena emang aku yang paling akhir tidur. tapi telat bangunnya gak telat banget kok, cuma beda beberapa detik aja (?) -membeladirihaha. Kami turun ke bawah, hendak mandi dan berwudhu. tapi siapa sangka, baru gosok gigi airnya sudah krisisss. terpaksa kami tidak jadi mandi dan hanya cuci muka serta memanfaatkan sebaik mungkin untuk wudhu. duuuh aib nih belum mandi haha, makanya buru-buru pulang xD ssst jangan bilang-bilang yaaa. walau kami enggak mandi, kami tetap wangi dan membawa kebahagiaan kok haha.


Setelah selesai beres-beresin tas, kami ke luar Villa menuju aula. di sana kami makan bubur kacang hijau. 3 gelas untuk 5 orang. dan hasilnya gak abiiiiis. sudah barengan masih aja gak abis yak? haha. sehabis makan, aku, Putri dan Neng liat-liat video dan foto. sedangkan Tanti mojok lagi ngecharge HPnya. begitu dengan Lia yang sibuk dengan HPnya di sisi kiri. lalu, kami berpikir untuk foto-foto. ya, lagi! dan yang ini lebih lebih lebih gokiiil! soalnya ada Kak Chogah, Kak Ali yang ikut merusak kamera :p dan ada juga tante -duhlupatanyanamaxD yang gaulnya gokiiil! pokoknya seru banget deh. oh iya, yang punya foto aku, masukin yaaa. bisa tag aku di facebook atau tag unameku @annfirdaus -promosicolongan.



Beberapa menit kemudian kak Adam ngumumin untuk peserta agar berada di dalam aula. karena di sana, peserta akan di kasih merchandise (kalendar 2014, tupperware kecil, stiker, pin, flyer Space for Space) dan sertifikat. tapi sebelumnya ada beberapa peserta yang memberi kesan dan pesan untuk Banten Science Day perdana ini. termasuk aku. aku juga ngasih penilaian gitu. jadi intinya aku kasih nilai 98% dari 100% nilai total. 2% hilang karena yang 1% aku dkk kecewa gak bisa liat Meteor Shower Geminids dan 1% laginya aku dkk terlanda krisis air >.< tapi seruuuuuuu banget! oh iya, aku kasih saran gini ke panitianya. mungkin lebih seru jika malamnya ada api unggun dan pentas seni. kalau menurut kamu - yang ikutan BSD 2013 bagaimana? ku tunggu laporan kalian yaaa ;) untuk kamu - yang tidak ikutan BSD 2013 juga bagaimana? adakah minat untuk ikut? dijamin seru deeeh!


cheers,
remaja perempuan yang sedang euforia Banten Science Day 2013,
Annisa Firdaus.

Berlibur Ke Mataram


“Berlibur Ke Mataram”
                Alhamdulillah, ulangan akhir semester satu sudah kulalui dengan baik. Sebentar lagi, akhir tahun akan ku lewati. Dan itu artinya, liburan panjang akhir tahun semakin mendekat. Rencananya, aku ingin pergi ke Mataram. Aku ingin menikmati pantai Maluk yang indah. Merasakan sepoinya angin membelai rambutku. Selain itu, aku ingin menaiki alat transportasi Cidomo. Cidomo adalah alat transportasi khas Maluk yang sampai sekarang masih populer disana. Di Maluk juga terdapat pertambangan yang bernama New Mount. Berbagai barang tambang, seperti Emas dan Tembaga, dapat kita temui disana. Jalan yang berkelok-kelok dan curam menemani kita selama perjalanan ke pertambangan New Mount. Semua pemandangan tersebut terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat, seperti yang kita kenal dengan ibu kotanya, Mataram. Di Maluk, masih jarang adanya pabrik-pabrik. Masih jarang adanya swalayan tempat kita berbelanja. Tapi disana, kita masih bisa menhghirup udara yang amat segar. Udaranya sangat dingin. Orang sana bilang, “Atis”. Atis artinya dingin. Jalan-jalan pun masih dirindangi oleh pepohonan.
                Jika aku jadi ke Maluk, aku ingin berjumpa dengan teman lamaku, yaitu: Afni, Isa, dan Fira. Ketika aku berumur lima tahun, aku dan mama serta sepupuku, terbang ke Maluk untuk berlibur di rumah saudaraku. Sayang, kebahagiaan dan kesedihan disana hanya bisa dirasakan oleh kami bertiga serta saudaraku yang ada disana. Ku harap, jika rencana ini terjadi, aku ingin berlibur ke Maluk bersama keluargaku. Untuk pergi ke Mataram dari Bandara Soekarno-Hatta, kita memerlukan kurang lebih waktu satu jam. Terbang dari bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) ke Bandara Ir.Djuanda (Surabaya) menghabiskan waktu kurang lebih setengah jam. Setelah sampai di bandara Ir.Djuanda, kita berangkat lagi menuju bandara I Gusti Ngurah Rai yang berada di Bali. Kita memerlukan waktu kira-kira sepuluh menit dari bandara Ir.Djuanda ke bandara I Gusti Ngurah Rai. Di bandara I Gusti Ngurah Rai, kita transit lagi ke bandara Mataram. Dua puluh menit sudah di lalui, kita pergi ke full Damri menggunakan Taxi. Untuk ke Maluk, kita harus menggunakan mobil Damri. Berhubung Mataram dan Maluk di pisahkan oleh laut Sumbawa, jadi kita harus naik kapal laut. Mobil Damri pun ikut di masukkan ke dalam kapal laut. Laut Sumbawa sudah kita lewati dengan hati cemas (Takut tenggelam. hihi), kita turun dari kapal laut. Dan tentunya, mobil Damri pun turun untuk mengangkut kita  ke Maluk. Perjalanan melewati laut Sumbawa menghabiskan waktu sehari semalam untuk sampai ke Maluk. Perjalanan yang sangat mengesankan. Pulangnya, aku tidak menaikki pesawat untuk alat transportasi. Akan tetapi, aku menaikki Bus untuk mengantarkanku sampai ke Cilegon. Namun, ada beberapa tahapan, yakni: Dari Maluk sampai ke  terminal Mataram. Dari Terminal Mataram sampai ke Jakarta. Dari Jakarta sampai ke terminal Bayangan di PCI (Cilegon). Dari terminal Bayangan sampai ke rumahku, kami menumpang mobil angkutan kota. Hmm, lelah sekali. Kenangan yang takkan kulupakan.
                Rencananya, jika tidak ada halangan, perjalanan yang paling mengesankan itu akan terulang lagi di waktu liburan akhir tahun. Selain rencana berlibur bersama keluarga, aku ingin sekali mewujudkan rencana kecilku bersama teman-teman, yaitu: ‘Mendaki Gunung Batu’. Gunung Batu merupakan gunung peninggalan cerita rakyat Dampu Awang. Dan Legenda tersebut, kini menjadi ciri khas daerahku, Banten. Do’akan semoga rencanaku berjalan lancar tanpa halangan ya!

Rencana Yang Hampir Gagal

 “Rencana Yang Hampir Gagal”
Ujian telah usai. Esok hari, liburan akhir tahun menjemputku.“Eh, jadi tidak, mainnya?” Tanya Ana. “Ya pastinya dong”. Rencananya, hari ini, aku, Tia, Lia, juga Ana, akan bermain bersama di rumah Ana. Entah bermain apa. Yang terpenting, hati kita menjadi tenang, refresh setelah menjalani ujian selama seminggu ini.
“Mau main apa?” Tanya Ana sesampainya di rumah. “Ehm, main Ninja Warrior saja yuk!” Ajakku. “Yuk!”. “Rintangannya seperti ini yaa. Lihat aku beraksi,” Jelasku sambil mempraktekkannya. Oalah, dengan lihainya aku menjalani rintangan-rintangan yang ada di pohon Rambutan dan pohon Mangga. “Nah, sekarang giliran Ana,” Seruku seusai melewati berbagai rintangan. Aku berhasil melewati rintangan selama dua puluh tiga detik. Ana selesai dengan waktu kecepatan empat puluh dua detik. Dalam waktu lima puluh enam detik, Tia dapat melewati berbagai rintangan. Sedangkan Lia, dia menyandang gelar juara sebagai peraih waktu tercepat dalam AnLiFiTa (Ana Lia Firda Tia), yaitu dua puluh detik. “Bagaimana kalau nama permainannya di ganti menjadi AnLiFiTa Junior?” Tanyaku meminta pendapat. “Ide yang bagus! Hore, AnLiFiTa jadi punya permainan deh,” seru Ana girang. Yang lainnya pun ikut gembira. Kami semua kecanduan bermain AnLiFiTa Junior. Memang, permainannya sangat seru sekali. Tapi, tiba-tiba, “Auwww,” Ana menjerit kesakitan. Kakinya tergores batang pohon rambutan. Sampai-sampai, batang pohon rambutan yang diinjaknya, patah. Dan akhirnya, Ana terjatuh dari pohon rambutan. Ia segera masuk ke rumahnya untuk mengobati lukanya. Kami terus bermain AnLiFiTa Junior. Sampai akhirnya, “Hiks hiks,” Isakku. “Sakit ya, Fir?” Tanya ketiga sahabatku. “I i iya.” Sekarang berbeda cerita. Aku sedang mengayunkan tubuhku di antara pohon mangga dan pohon rambutan. Dan,,, Gubraak! Aku jatuh menabrak pohon rambutan. Akhirnya aku pulang kerumah untuk di pijat. Hanya suara jeritan kecil yang terdengar selama aku di pijat.
Sudah jauh-jauh hari, kami merencanakan untuk Sleepover di rumah Ana. “Mah, boleh gak aku Sleepover di rumah Ana?” kataku meminta izin. “Kamu kan tangannya lagi sakit. Bagaimanan sih?” yang kudapatkan hanya nasihat. “Bilang saja dulu ke bapak,” Lanjut mamah. Kemudian aku meminta izin kepada bapakku. Sama! Yang kudapatkan hanya nasihat. Setelah aku memohon-mohon, akhirnya membuahkan hasil juga. Yey, diizinin! Segera saja aku menelepon Ana. Malam itu, kami menonton film horor. Lampu di matikan. Dan … Film pun di putar. Seru sekali acara sleepovernya. Hingga aku harus kembali ke rumah. Rencananya, kami ingin pergi ke Ramayana. Tetapi tidak jadi karena aku sedang sakit. Seperti yang biasa kulakukan, aku memohon-mohon kepada kedua orang tuaku. Tidak di izinin untuk kali ini! hiks hiks. Aku mengurung diri di dalam kamar sambil menangis. Aku menyesal. Aku marah dengan tanganku yang sedang sakit. Aku terus saja menangis tiada hentinya. Tapi, aku di kejutkan oleh nasihat mamahku yang akhirnya aku di izinkan untuk pergi ke Ramayana. Horee! Di Ramayana, kami Photobox dan menonton film di 21 Studio. Aku fikir, aku akan menyesal jika rencana liburan kami ini gagal hanya karena aku. Pengalaman yang tak pernah kulupakan seumur hidupku. Engkaulah sahabat yang sebenarnya, yang menyemangatiku ketika aku jatuh sakit dan yang ikhlas berkorban demi sahabatnya.

Konferensi Penulis Cilik Indonesia 2011

Annisa Firdaus Kesanku dan pengalamanku mengenai acara KPCI 2011? Amat banyak. Aku sangat merasakan kegembiraan, kekeluargaan, keaktifan, kemandirian selama mengikuti acara KPCI 2011. Setelah ku perhatikan wajah ceria para peserta KPCI 2011, ternyata tidak sedikit teman dunia mayaku yang ikut serta dalam acara KPCI 2011. Walaupun, ketika hari kamis, kesehatanku drop, aku jatuh sakit. Jadi, terpaksa aku harus istirahat dan tak bisa terlena oleh keseruan acara creative writing bersama kak Arleen Amidjaja. Alhamdulillah tidak lama setelah itu, aku bisa bangun menggerakkan tubuhku untuk kegiatan kunjungan belajar. Tak kusangka, aku bisa berkunjung ke MNC TV. Channel yang biasa aku tonton ketika sedang demam FTV KKPC. Ketika aku berkunjung ke TMII, aku bisa melihat seutuhnya bangunan khas daerahku, yakni menara Banten. Terakhir kali aku lihat, menara Banten belum bisa berdiri kokoh. Selain itu, di KPCI 2011 aku mendapatkan teman baru yang sangat perhatian. Ketika aku jatuh sakit pada hari kamis, aku tak bisa merasakan kelembutan belaian kasih sayang seorang ibu. Tapi, aku bisa merasakan perhatian yang di berikan oleh teman baruku. Di KPCI 2011, aku bisa belajar rasa tanggung jawab. Di KPCI 2011, aku diajarkan bagaimana caranya disiplin penuh tanggung jawab. Banyak manfaat yang aku dapatkan selama aku mengikuti KPCI 2011. Rasanya, tak bisa aku meninggalkan KPCI 2011 yang penuh dengan senyuman dan kasih sayang. Terimakasih KPCI, engkau telah memberikan sejuta pelajaran, kesan, dan pengalaman yang amat bermanfaat :D
28 November pukul 12:28 

Sehabat Sehari

'Sahabat Sehari'

oleh Annisa Firdaus pada 11 Desember 2011 pukul 15:43
"Huhuhuhu," Jeany menangis tersedu-sedu sepulang sekolah. Ibu yang heran melihatnya, menghampiri Jeany. "Ada apa, sayang?" Tanya ibu. "Huhu, tadi Lenna kembali mengejekku lagi, huhuhu," Isak Jeany. "Lenna? Lenna putrinya bu Vina?" Tanya ibu heran. "Bu bukan, Lenna putrinya bu Intan. Anak kampung sebelah," Jawab Jeany masih di iringi isak tangis. "Oh, ya sudah. Sekarang kamu mandi dulu. Sehabis itu shalat Dhuhur, lalu tidur," Perintah ibu. "I iya," Jawab Jeany.
Jeany adalah anak perempuan yang berusia 9 tahun. Dirinya, sekarang menduduki bangku kelas Empat di SD Pelita. Anak perempuan itu tinggal di sebuah kampung yang bernama, kampung Bayongbong satu. Sebelumnya, ia beserta keluarganya tinggal di kampung seberang yang bernama, kampung Bonamana. Jeany merupakan anak yang sangat cengeng dan manja. Suatu ketika, dia di tinggal oleh kedua orang tuanya pergi menjenguk saudara. Jeany menangis dari kedua orang tuanya pergi, hingga orang tuanya pulang.
"Jean, Jeany, bangun sayang," suara ibu terdengar pelan di telinga Jeany. "Hoam, iya Bu," Sahut Jeany.
"Jeany, kata ayah, lusa kita akan pindah rumah ke Kota. Ayah ingin mencari pekerjaan di Kota," Terang ibu sambil menyiapkan makanan. "Horee, pindah rumah. Berarti, aku gak akan bertemu dengan Lenna si badan besar lagi dong. Horee! Kenapa pindah rumahnya tidak di percepat saja bu?" Tanya Jeany bangga. "Sayang, pindah rumah itu tidak semudah yang kamu bayangkan. Pindah rumah juga butuh uang. Sekarang, Ayah sedang mencari uang untuk pindah rumah. Kamu harus mengerti, sayang," Jawab ibu lembut. "Iya deh, iya."
Hore, aku bakalan pindah rumah. Hore! Batin Jeany. Jeany menuju ke kamarnya. Ternyata, ia lupa jika hari ini ia akan kerja kelompok bersama ketiga temannya di rumah Arline. Jeany bingung seketika. Ia langsung pamit kepada ibunya untuk pergi ke rumah Arline. Hosh hosh hosh. Jeany berlari sekencang-kencangnya. Sampai ia tidak melihat segala sesuatu yang ada di bawahnya. Dan ... Gubrakkk! Jeany jatuh tersandung sebuah batu. Hua hua hua, Jeany menangis sejadi-jadinya. Rupanya, ia telah berlari jauh dari rumahnya. Ia telah memasuki kampung sebelah rumahnya. Tak ada orang yang keluar rumah untuk menghampirinya. Ia makin menangis sekeras-kerasnya. Tuk tuk tuk tuk. Terdengar suara langkahan kaki seseorang. Ia segera menoleh ke belakang. Sosok anak perempuan sebayanya menghampiri Jeany.
"Kamu enggak apa-apa kan?" Tanya anak perempuan tadi ke Jeany. "Huaa, sakit, sakit, sakit,". Mata Jeany tertutup seketika. Sekarang, hari sudah malam, Jeany merasa berada di lingkungan yang asing. "Ini bukan rumahku! Huaaa," Jeany kembali menangis ketika terbangun dari tidurnya. Ia menatapi sekelilingnya. Rumah apa ini? Batin Jeany. Atap dari daun pisang, dinding dari bilik. "Huek! Aku tidur di semen?! Ya ampun, rumah apaan ini?" Gerutu Jeany. "Jeany, kamu sudah bangun?" tanya seseorang yang tadi sore di lihatnya. "Siapa kau?" Tanya Jeany. "Aku temanmu," Jawab seseorang itu. Setelah Jeany mengingat-ingat, "Aha! Kam kamu, Lenna ya?" Jawab Jeany takut. Huaaa. Astaga! Jeany menangis lagi. "Iya, aku Lenna. Jangan menangis dong. Aku gak akan ngejek kamu kok," Hibur seseorang itu yang ternyata Lenna.
"Mau apa kamu membawaku ke kandang kerbau ini?" Tanya Jeany kesal bukan main. Lenna menangis. "Lho, kenapa kamu menangis?" Tanya Jeany. "Ya jelas aku menangis, kamu telah mengejekku. Kamu telah mengejek rumahku. Ini rumahku bukan kandang kerbau, Jeany! Apa ini balasan semua perbuatanku ini kepadamu? Ketauhilah teman, aku suka mengejekmu, karena aku takut tersaingi olehmu. Dan aku suka mengejekmu karena aku takut teman-teman mengejek kekuranganku. Aku miskin! Aku bodoh! Dan sekarang, apa? Kau adalah orang yang pertama kalinya membuatku marah, Jeany. Kamu mengejek rumahku! Huaaa," Terang Lenna panjang lebar.
Oh no, apa yang terjadi? Batin Jeany. "Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku bersujud di depanmu?" Tanya Jeany. "Tak perlu! Kamu tidak perlu sujud di depanku. Aku hanya menginginkan kamu menjadi sahabatku yang menerimaku apa adanya," Jawab Lenna. "OK! Bagaimana, setiap hari, kita belajar bersama di rumahku? Oh ya, sebelumnya aku mengucapkan terima kasih banyak ya, telah menolongku,".
"OK!"
"Daaah, aku pulang dulu ya, salam untuk keluargamu,".
Jeany pulang ke rumahnya. Kali ini dia berjalan dengan santainya. Hari mulai larut. Krik krik krik. Suara jangkrik menemaninya selama perjalanan. Sesampainya di rumah, "Lho kok, baru pulang? Ayahmu cemas lho, mencari kamu kemana-kemana. Abis dari mana? Katanya mau ke rumah Arline, kenapa tadi ibu telpon rumahnya, katanya enggak ada kamu di rumah Arline. Hayo, bohong?!" Jeany di sambut oleh omelan ibunya. "Ibu, cantik deh, mau gak ngedengerin penjelasan+cerita kejadian tadi?" Rayu Jeany. "Mulai deh, ngerayu. Tapi, sayang, ibu gak bisa. Gak bisa nolak maksudnya,".
Keesokan harinya, seperti yang sudah disepakati, Lenna dan Jeany belajar bersama di rumah Jeany. "Jean, kemarin itu, memangnya kamu mau kemana sih?" Tanya Lenna. "Mau kerja kelompok di rumah Arline," Jawab Jeany. "Oh, kok kamu bisa terselandung gitu sih?" Tanya Lenna. "Ah, malas ah aku mah, kalau udah ngomongin kejadian kemarin," Jeany cemberut. "Iya iya, aku gak akan nanyain lagi,". "Hehe," Jeany tersenyum.
"Aku pulang dulu ya, daah," Pamit Lenna.
"Daah,".
"Jean, itu Lenna yang kamu ceritain?" Tanya ibu. "Yap, memangnya kenapa?". "Jangan terlalu dekat kayak tadi ya," Pesan ibu. "Lho, memangnya kenapa? Dia baik kok, bu," Tanya Jeany heran. "Bukan begitu sayang, besok sore kan kita akan pindah rumah, dan otomatis kamu gak bisa ketemu Lenna lagi. Ibu takut kalau kamu enggak bisa ngelupain Lenna ketika kita pindah rumah, sayang. Kamu mengerti maksud ibu kan?" Jelas ibu panjang lebar. Jeany hanya mengangguk. Kemudian ia masuk kamar. Tanpa ia sadari, wajahnya telah berlinang air mata. Ia selalu memikirkan apa yang di ucapkan ibu.
Keesokan harinya, setelah siap-siap pergi, ia meminta sedikit waktu kepada orang tuanya untuk pamit kepada Lenna.
"Lenna, Lenna, Lenna," Panggil Jeany. "Iya, ada apa Jean?" Sahut Lenna. "Len, aku mau pamit sama kamu, sore ini, aku akan pindah rumah ke Kota. Jangan lupakan persahabatan kita ya," Jelas Jeany. "Oh, iya, Aku gak akan lupain persahabatan kita kok. Hati-hati di perjalanan ya. Semoga kamu senang di sana," Jawab Lenna menahan air mata yang memaksa keluar. Keduanya berpelukan. Akhirnya, keduanya sama-sama menangis. "Daaah Lenna, semoga kita bisa bertemu lagi yaa," Pamit Jeany. "Daah juga, iya. Hati-hati di jalan ya,".
"Pamitan sama Lennanya sudah?" Tanya ibu. "Sudah bu," Jawab Jeany singkat. Dirinya tak mampu lagi berbicara.
"Bu, kenapa sih kita harus pindah ke Kota? Padahal kan, aku sudah merasa nyaman berada di kampung ini," kata Jeany dalam hati. Bagaimanapun, aku harus menerima keadaan. Walaupun itu sesakit kakiku melintasi setapak jalan yang di beri jarum.

Followers